Buka Pelatihan Multimedia, Mohtar: Kita Dorong Transformasi Digital di Halteng

WEDA– Staf Ahli Bupati Halmahera Tengah, Mohtar Hasanur, secara resmi membuka Pelatihan Multimedia yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) pada 17 November 2025.

Acara yang berlangsung di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Were Mandiri, Desa Were, ini bertujuan untuk membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keterampilan digital yang mumpuni.

Dalam sambutannya Mohtar Hasanur menekankan bahwa pelatihan ini sejalan dengan upaya transformasi digital yang sedang digalakkan di Halmahera Tengah. Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, kemampuan di bidang multimedia bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sebuah kebutuhan esensial.

“Transformasi digital yang terjadi secara cepat menuntut kita untuk adaptif dan inovatif, terutama dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berbagai aspek kehidupan, termasuk sumber daya ekonomi kreatif dan penyebaran informasi terkait potensi wisata yang ada di Halmahera Tengah,” ujarnya.

Mohtar menambahkan bahwa Pelatihan Multimedia ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya tersebut, sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terkait Transformasi Nilai Fagogoru, menuju Halmahera Tengah yang sejahtera, mandiri, dan maju.

“Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga pelatihan ini berjalan lancar, memberikan manfaat, dan membawa kemajuan yang signifikan bagi Halmahera Tengah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muchlis Chalid Botutu, mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pelaku ekonomi kreatif, pemuda kreatif desa, perwakilan komunitas literasi, pelajar, dan masyarakat umum.

“Para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif selama dua hari, mencakup materi desain grafis, editing video, produksi konten digital, dan pengelolaan media sosial untuk promosi pariwisata,” katanya.

Kegiatan ini, lanjut Muchlis, didanai dari APBD tahun 2025 yang dialokasikan untuk Program Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif di Halmahera Tengah dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menciptakan konten-konten kreatif yang menarik dan mampu mempromosikan potensi wisata daerah secara lebih efektif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *