HALSEL – Serapan anggaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2025 mencapai 89,69 persen.
Capaian ini dinilai sukses mengingat realisasi anggaran yang digunakan untuk seluruh program kegiatan yang telah direncanakan.
Kepala Dinas Sosial Halsel, Hi Fajri Kambey, menyampaikan bahwa total pagu anggaran tahun 2025 sebesar Rp6.633.271.570. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp5.946.631.830 telah digunakan, sementara anggaran sisa berjumlah Rp686.639.740.
“Serapan tersebut merupakan realisasi dari semua program kegiatan Dinsos sepanjang tahun 2025,” ujar Fajri saat diwawancarai di ruang kerjanya.
Berdasarkan rincian capaian per program, program penunjang urusan pemerintahan daerah dengan pagu Rp4.797.846.270 dicapai realisasi sebesar Rp4.129.976.530 atau 86,8 persen.
Sementara itu, program pemberdayaan sosial dengan pagu Rp868.954.250 mencapai realisasi Rp853.287.000 atau 98,20 persen.
Program rehabilitasi sosial menjadi yang terbaik dengan pagu Rp602.545.000 dan realisasi Rp602.433.700 atau 99,98 persen.
Program perlindungan dan jaminan sosial juga menunjukkan capaian tinggi dengan pagu Rp341.972.050 dan realisasi Rp339.134.600 atau 99,17 persen, serta program penanganan bencana dengan pagu Rp21.950.000 dan realisasi Rp21.800.000 atau 99,27 persen.
Untuk tahun 2026, Dinsos Halsel menetapkan fokus utama pada standar pelayanan minimal (SPM).
Beberapa program prioritas akan dilaksanakan, seperti pembagian bantuan kepada lansia berupa kursi roda dan alat pendengaran yang disesuaikan dengan permintaan yang masuk ke dinas, tanpa terbatas pada zonasi.
“Jika tidak ada pemangkasan anggaran TKD, banyak program lain seperti bantuan kube dan pembentukan karang taruna juga akan kami laksanakan secara terzonasi. Namun, fokus utama kami tahun ini tetap pada pemenuhan standar pelayanan minimal,” pungkasnya.












