HALSEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Halmahera Selatan mengeluarkan imbauan penting bagi seluruh insan pers di wilayah tersebut. Organisasi ini meminta para jurnalis untuk tetap menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas, khususnya dengan tegas menolak penyebaran isu SARA serta berita yang bersifat provokatif.
Ketua PWI Halmahera Selatan, Samsudin Chalid, bersama Sekretaris Sadam Hi Din menegaskan bahwa peran media sangat krusial dalam menciptakan suasana yang kondusif dan damai di tengah masyarakat.
Menurut Samsudin, media memiliki tanggung jawab besar untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan objektif. Pemberitaan yang tidak hati-hati berpotensi memicu konflik dan meresahkan publik.
“Pers harus menjadi penyejuk, bukan sebaliknya. Jangan sampai kita ikut memperkeruh suasana dengan menyebarkan isu-isu yang mengandung SARA atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” tegas Samsudin.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris PWI Halmahera Selatan, Sadam Hi Din. Ia mengajak seluruh rekan jurnalis untuk bersama-sama menjaga integritas dan kode etik jurnalistik, terutama dalam situasi yang rentan terhadap penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan.
“Kami mengajak seluruh insan media untuk tetap mengedepankan prinsip jurnalistik yang benar, menjaga persatuan, serta berkontribusi dalam menciptakan perdamaian di Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan,” ujarnya.
PWI Halmahera Selatan berharap, melalui komitmen bersama ini, media dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pers sebagai sumber informasi yang terpercaya.














