Ragam  

Program TEKAD Sukses, Kelompok Tani RITD Wairoro Makmur, Panen Perdana Buah Melon Tujuh Ton

Weda, Kelompok Tani Rumah Inovasi dan Teknologi (RITD) Wairoro Makmur, berhasil melakukan panen perdana buah Melon sebanyak Tujuh Ton. Panen ini berlangsung di Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan Halmahera Tengah (Halteng), Minggu (15/2/2026).

Kegiatan ini bagian dari program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Kabupaten Halmahera Tengah, yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi Masyarakat Desa.

Panen melon dilakukan dalam dua sesi di dua hamparan lahan yang berbeda. Lahan pertama sebanyak 3.300 kg (satu ton tiga ratus kilo), sementara lahan kedua, sebanyak 3.700 kg (satu ton tujuh ratus kilo), sehingga total panen Perdana mencapai 7.000 kg atau 7 ton.

“Ini menjadi pencapaian perdana yang menggembirakan bagi petani dan pengelola RITD. Semua hasil panen melon langsung didistribusikan ke Kota Ternate sesuai dengan permintaan. Harga jual ditetapkan Rp 9.000 per kg, sehingga panen hari ini tidak hanya menjadi momen simbolis, tetapi juga memberikan nilai ekonomi nyata bagi petani dan kelompok RITD,”ucap Ketua Kelompok RITD Semiadi dalam keterangannya.

Semiadi menyampaikan akan ada panen berikutnya dan dijadwalkan pada hari Selasa 17 Februari 2026, dengan perkiraan jumlah sekitar 1 ton. Panen ini akan diprioritaskan untuk memenuhi pesanan dari lapak-lapak di seputaran Kabupaten Halmahera Tengah, untuk memastikan ketersediaan produk tetap lancar bagi konsumen lokal.

Dia mengatakan, Sistem Penanaman Berjenjang RITD menerapkan sistem penanaman berjenjang pada empat hamparan lahan, untuk tanaman melon dan semangka. Penanaman dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap 1 hingga tahap 4, sehingga panen bisa berjalan secara berkelanjutan. Sistem ini juga memungkinkan pengelolaan lahan yang lebih efisien, menjaga kualitas buah, serta memenuhi permintaan pasar secara konsisten.

“Dengan adanya program ini, diharapkan petani desa Wairoro Indah semakin termotivasi meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Selain itu, keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti bahwa RITD mampu menjadi pusat inovasi pertanian yang menggabungkan teknologi, sistem manajemen yang baik, dan pendekatan ekonomi berkelanjutan,”jelasnya.

keberhasilan ini lanjutnya, merupakan hasil kerja keras seluruh anggota kelompok dan dukungan pemerintah serta masyarakat. “Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan petani,”ucapnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para fasilitator Kabupaten dan Kecamatan, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, yang berperan sebagai perpanjangan tangan Kementerian Desa, karena selalu mendampingi program ini dengan baik.

“Keberhasilan panen ini tidak lepas dari dukungan pemerintah dan pendamping lapangan, sehingga program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *