Raih Predikat Terbaik Integrasi BPJS, Bukti Komitmen IMS-ADIL Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat.

WEDA– Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Ikram M. Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil (IMS-ADIL) menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Kabupaten Halmahera Tengah meraih predikat Daerah Kategori Terbaik Satu dalam integrasi Pemerintah Daerah dan BPJS Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah, melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Basuki Rahmat Saleh, menjelaskan bahwa predikat tersebut diperoleh berdasarkan hasil monitoring, evaluasi, dan pemutakhiran data kepesertaan BPJS PBI APBD Pemda oleh BPJS Kesehatan Maluku Utara.

“Kabupaten Halmahera Tengah meraih predikat Daerah Kategori Terbaik Satu terkait kerja sama atau integrasi Pemda dan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah telah dua kali berturut-turut meraih predikat Universal Health Coverage (UHC), dimulai pada tahun 2023 saat Bapak IMS masih menjabat sebagai Penjabat Bupati, dan dilanjutkan pada tahun 2024 oleh Penjabat Bupati Bahri Sudirman. “Dan kami optimistis akan meraih predikat UHC ketiga pada tahun 2025,” tambahnya.

Optimisme ini, menurut Rahmat, didasari oleh konsistensi Pemerintah Daerah Halmahera Tengah di bawah kepemimpinan Bapak IMS-ADIL dalam membayar premi BPJS integrasi Pemda ke BPJS Kesehatan secara tepat waktu.

“Pencapaian UHC ini telah berdampak positif, memudahkan masyarakat mengakses pengobatan, mengurangi beban biaya kesehatan, dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.

Rahmat menambahkan, hingga saat ini, sebanyak 15.754 masyarakat Halmahera Tengah telah terjamin kesehatannya melalui kerja sama ini, dengan capaian kepesertaan mencapai 89,66%.

“Semua ini merupakan kebijakan strategis untuk membangun ekosistem kesehatan demi mewujudkan masyarakat Halmahera Tengah yang sejahtera, karena salah satu indikator kesejahteraan adalah kesehatan masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *