HALSEL– Proyek normalisasi dan penguatan tebing sungai (bronjong) senilai kurang lebih Rp 3,5 miliar yang dikerjakan di Desa Jojame tahun 2025 kini kondisinya memprihatinkan.
Baru saja selesai pembangunan pada Oktober 2025 dan memasuki akhir masa pemeliharaan, proyek yang dijalankan oleh CV. Labuha Indah Berkarya dengan kontraktor Billy Theodorus sudah mulai mengalami kerusakan dan bahkan nyaris ambruk.
Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bagian-bagian bronjong telah mulai menggeser dan mengalami keretakan. Kondisi ini membuat masyarakat desa khawatir akan munculnya banjir besar yang merendam rumah warga ketika musim hujan tiba.
“Torang ingin setiap bangunan terutama bronjong yang dibangun ini bisa kitorang nikmati, dan tidak lagi khawatir setiap hujan akan banjir rendam torang punya kampung dan rumah,” ujar Muhammad, anggota BPD Desa Jojame, pada Senin (02/01/2026).
Menurutnya, Desa Jojame merupakan daerah yang sering dilanda banjir setiap musim hujan, sehingga proyek pembangunan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang maksimal dan bertahan lama. Namun, kondisi yang terlihat saat ini jauh dari harapan.
“Ini baru selesai masa pemeliharaan, tapi bronjong sudah mulai rusak. Sedangkan anggaran yang digunakan miliaran rupiah. Torang tidak yakin kalau bronjong ini bisa bertahan sampai satu tahun,” tambahnya.
Muhammad menambahkan bahwa masyarakat sangat bersyukur ketika desa mereka masuk dalam prioritas pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel. Namun, hasil yang diperoleh justru membuat mereka kembali khawatir dengan ancaman banjir seperti sebelum adanya proyek ini.
“Saat ini kondisi bronjong tidak bisa menjamin ketenangan kami masyarakat Jojame ketika hujan deras,” ucapnya.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak kontraktor Billy Theodorus belum memberikan tanggapan terkait kondisi proyek yang mengalami kerusakan tersebut. Proyek yang memiliki panjang total 400 meter ini awalnya dikerjakan mulai bulan Mei sampai Oktober 2025.














