Berita  

Wabup Halteng Buka Pertemuan NZIP Fase 2, Tekankan Komitmen Industri Rendah Karbon

WEDA – Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ahlan Djumadil, secara resmi membuka Pertemuan Pengenalan Inisiatif Net Zero Industrial Precinct (NZIP) Fase 2, yang diselenggarakan pada Kamis, 12 Februari 2026, di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Halteng.

Acara ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan industri yang berkelanjutan dan rendah karbon di wilayahnya.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI terkait pengenalan kegiatan NZIP Fase 2 di Precinct Industri Halmahera. Kemenperin, bekerja sama dengan Climateworks Centre, mengembangkan inisiatif NZIP untuk mempercepat transisi industri menuju rendah karbon, sejalan dengan target net zero emission Indonesia pada tahun 2060 atau lebih cepat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Halteng menegaskan dukungan penuh terhadap program NZIP. “Kabupaten Halmahera Tengah adalah kawasan industri strategis.

Komitmen terhadap pembangunan industri yang berkelanjutan dan rendah karbon menjadi sangat penting. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi NZIP Fase 2,” ujarnya.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan konteks, tujuan, dan pendekatan program NZIP kepada pemerintah daerah, serta membangun pemahaman dan koordinasi awal antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan precinct rendah karbon.

Inisiatif NZIP sendiri merupakan pendekatan dekarbonisasi berbasis kawasan yang mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk menurunkan emisi melalui pemanfaatan infrastruktur bersama, integrasi energi terbarukan, serta penerapan teknologi rendah karbon.

Fase 1 NZIP (2024–2025) telah menghasilkan kerangka metodologis serta pemetaan awal sektor dan kawasan industri prioritas di Indonesia. Memasuki Fase 2 (2025–2028), fokus diarahkan pada penyusunan peta jalan transisi serta penguatan koordinasi lintas lembaga di tingkat nasional dan daerah.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kemenperin RI, tim Climateworks Centre, Sekretaris Daerah Halteng, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan perusahaan dan pemangku kepentingan sektor industri di Halmahera Tengah.

Diharapkan, pertemuan ini dapat membangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor industri dalam mewujudkan kawasan industri Halmahera Tengah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan rendah karbon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *