WEDA– Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-80 selalu menjadi momen yang istimewa bagi seluruh bangsa. Di balik suksesnya upacara bendera, terdapat peran penting dari para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), termasuk pembawa baki yang bertugas membawa bendera Merah Putih.
Tahun ini, Nurul Ilma T. Dji Husin, seorang siswi kelahiran Tidore, 21 Oktober 2008, dari Madrasah Aliyah Negeri 1 Halteng, mendapat kehormatan untuk mengemban tugas mulia tersebut.
Sebagai anak kedua dari pasangan Taher B.M. Dji Husin dan Iswati Mustafa, Nurul Ilma menunjukkan dedikasi dan semangat yang tinggi dalam mempersiapkan diri untuk momen bersejarah ini.
“Tentu saja, sebagai orang tua, luapan kebanggaan ini tak terlukiskan. Sejak awal, sejak momen membahagiakan ketika ia terpilih sebagai bagian dari tim yang bertugas membawa baki—sebuah kehormatan besar—hati kami sudah dipenuhi rasa haru,” ujar Taher B.M. Dji Husin, ayah Nurul Ilma, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halmahera Tengah.
Taher mengaku, dirinya sempat merasa tegang saat menyaksikan putrinya bertugas. Namun, rasa bangga dan haru akhirnya mengalahkan segalanya. “Melihat Nurul Ilma mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna, rasanya semua kata tak mampu menggambarkan betapa bahagianya kami,” ungkapnya.
Selain Nurul Ilma, sejumlah anggota Paskibraka lainnya juga turut berpartisipasi dalam upacara HUT RI ke-80 ini. Mereka adalah:
– Komandan Paskibraka: Sertu Ronald Y. Makaruku
– Komandan Pasukan 17: Nabil Harun
– Cadangan Pembawa Baki: Bunga Fatila A. Rahman
– Komandan Kelompok 8: Arisandi Darmawan Ode Anda
– Pengerek Bendera: Farlan Labaiga
– Pembentang Bendera: Charvalio Grafariel Jose Worabay
Keberhasilan seluruh anggota Paskibraka ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Halmahera Tengah untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah.













