Lulus Sespimma, Inilah Jejak Karier AKP Junaidi Sawal

MABA– Di balik jabatannya sebagai Kapolsek Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, tersimpan kisah inspiratif tentang perjuangan dan keteguhan hati. AKP Junaidi Sawal adalah potret nyata anak desa yang menembus batas keterbatasan dan meniti tangga sukses dengan kerja keras dan semangat yang tak pernah padam.

Lahir di Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Junaidi adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ia dibesarkan dalam keluarga petani pala, pasangan Sawal Suet dan Surya Kayano, yang menanamkan nilai kejujuran, kerja keras, dan kesederhanaan sejak kecil. Hidup di pelosok desa tak menghalanginya bermimpi besar.

Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri Waci, melanjutkan ke SMP Negeri 2 Maba Bicoli, lalu menuntaskan pendidikan menengah atas di SMA Muhammadiyah Tobelo. Setelah lulus, ia mengikuti seleksi Bintara Polri tahun 1999/2000 dan berhasil diterima sebagai anggota Polri melalui jalur Seba PK.

Kariernya dimulai dari bawah. Ia ditempatkan di Polres Biak Numfor, Papua, pada satuan intelijen. Di sela-sela tugas dinas, ia menempuh pendidikan tinggi di STIH Biak dan berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2010. Ketekunannya membuktikan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, bahkan di tengah tugas sebagai aparat.

Semasa kuliah, Junaidi aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia menjabat sebagai Ketua Komisariat STIH Biak dan Kabid Lingkungan Hidup dan HAM HMI Cabang Biak. Kini, semangat organisasinya berlanjut sebagai Kepala Bidang Hukum dan HAM di Majelis Daerah KAHMI Haltim. Ia juga dikenal sebagai pengurus PBVSI Haltim.

Tahun 2011, ia dipindahtugaskan ke Polda Maluku Utara dan mengabdi selama 14 tahun di Polres Halmahera Timur. Kariernya menanjak melalui berbagai posisi penting: Kanit Reskrim Polsek Maba, Kapolsek Wasile Selatan, KBO Lantas, Ps. Kasat Tahti, hingga Kasat Intelkam. Ia resmi menjadi perwira setelah lulus pendidikan SIP Sus tahun 2015.

Prestasinya tak sedikit. Salah satunya adalah pengungkapan dua kasus pembunuhan besar di hutan Haltim saat ia menjabat KBO Lantas. Ia dipercaya memimpin langsung sebagai Komandan Tim dan berhasil menangkap delapan pelaku, sebuah keberhasilan yang mendapat apresiasi internal Polres.

Di tahun 2025, Junaidi kembali mengukir prestasi dengan dinyatakan lulus Sespimma Polri Gelombang II Angkatan ke-74. Ia menjadi satu dari lima perwira terbaik Polda Maluku Utara yang akan mengikuti pendidikan kepemimpinan tingkat menengah pada Agustus mendatang.

Tak hanya dikenal berprestasi, AKP Junaidi juga dikenal ramah dan dekat dengan kalangan wartawan. Ia menjalin komunikasi terbuka dengan insan pers dan aktif menyampaikan informasi publik. Bersama sang istri, Sunarti, dan dua anaknya, ia kini juga sedang menempuh studi magister di Universitas Surakarta. Ia tak pernah lupa dari mana ia berasal: anak petani dari Waci yang kini menjadi inspirasi banyak generasi muda.

Penulis: Muhammd S. Haliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *