WEDA – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) telah memberangkatkan 35 peserta dalam Program Kunjungan ke Tiongkok yang berlangsung pada 26 November – 7 Desember 2025. Peserta terdiri dari 23 tokoh masyarakat Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, 9 karyawan terpilih, serta 3 pendamping.
Program ini dirancang sebagai wujud komitmen pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus apresiasi bagi karyawan, dengan tujuan utama membawa pulang inspirasi dari Tiongkok untuk mendorong kemajuan sosial di Halmahera. Perjalanan ini membuka peluang bagi peserta untuk mempelajari budaya, tata kota, dan kedisiplinan masyarakat yang diharapkan dapat diterapkan di daerah masing-masing.
General Manajer HSE PT IWIP sekaligus Kepala Teknik Tambang PT Weda Bay Nickel (WBN), Iwan Kurniawan, menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar perjalanan hiburan. “Kami ingin peserta melihat langsung nilai-nilai kebudayaan di Tiongkok, seperti kebersihan kota, kedisiplinan, hingga cara mereka menjaga warisan budaya. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pemicu perubahan positif di Halmahera,” ujarnya.
Selama dua minggu, peserta mengunjungi sejumlah lokasi penting yang menjadi cerminan perpaduan sejarah dan kemajuan modern Tiongkok, seperti Great Wall Badaling, Forbidden City, Summer Palace, serta pusat peradaban kuno di Xi’an. Selain memahami warisan budaya, mereka juga mengamati tata kota yang teratur, fasilitas publik yang memadai, ketertiban masyarakat, dan pengelolaan objek wisata yang efisien.
Kepala Desa Gemaf dari Halmahera Tengah, Yoke Jinimaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini membuka cara pandang baru. “Kami akan melihat bagaimana kehidupan masyarakat di sana dan mengambil contoh yang bisa diterapkan di kampung, mulai dari penataan lingkungan hingga pengelolaan sumber daya,” katanya.
Sementara itu, Pendeta Olfrina Uas dari Halmahera Timur menilai bahwa perjalanan ini memperluas wawasan lintas budaya. “Cara masyarakat Tiongkok menjaga tradisi sekaligus terus maju memberi banyak inspirasi. Kami yakin pengalaman ini akan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat di Halmahera,” tuturnya.
Manajer Eksternal PT IWIP, Lukman Hakim, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan IWIP untuk mendorong pengembangan kapasitas dan penguatan wawasan masyarakat lokal. “Dengan memberikan akses ke praktik baik di luar negeri, kami berharap para peserta dapat membawa pulang gagasan baru yang relevan untuk membangun Halmahera yang lebih baik,” jelasnya.
IWIP berharap inspirasi yang diperoleh dari Tiongkok akan diubah menjadi aksi nyata oleh para tokoh masyarakat dan karyawan, sehingga memberikan dampak positif bagi kemajuan sosial dan ekonomi di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.














