Lomba Bertutur SD se-Weda Digelar, Ketua TP PKK Halteng Harap Lahirkan Pemimpin Masa Depan yang Cerdas

WEDA– Ketua TP PKK Halmahera Tengah, Maluku Utara, Rallia Ikram Sangadji, membuka Lomba Bertutur SD se-Kecamatan Weda yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) untuk menyambut HUT RI ke-80.

Rallia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk memperingati HUT RI ke-80 dengan tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Ia juga yakin anak-anak akan meraih cita-cita dengan semangat belajar.

“Kalian generasi penerus bangsa. Lomba bertutur bertema kepahlawanan ini melatih kemampuan berbicara dan mengenal tokoh pahlawan,” jelasnya.

Ia mengingatkan anak-anak untuk terus belajar dan mencintai budaya lokal. Ia juga berpesan agar semua pihak terus membudayakan membaca buku.

Rallia mengapresiasi semua pihak yang menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Ia berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun dengan cakupan lebih luas.

“Jadikan lomba ini ajang pembelajaran. Teruslah membaca, berkarya, dan bermimpi untuk Halmahera Tengah yang lebih maju,” tutupnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Halteng, Nurdjana Mandar, mengatakan bahwa lomba ini adalah kegiatan rutin untuk mendorong minat baca. Ia menjelaskan bahwa kondisi anak-anak saat ini memiliki keterampilan bahasa yang terbatas karena kurangnya minat membaca.

“Kami mencoba membuat kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca, salah satunya lomba bertutur ini. Ini tanggung jawab kami dalam meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan minat baca sejak dini,” ucapnya.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-80 untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan kemampuan bahasa anak-anak. Selain itu, lomba ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi anak-anak dengan pimpinan daerah.

Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan minat baca, mengembangkan kemampuan bercerita, menanamkan nilai kebangsaan, dan memeriahkan HUT RI ke-80.

Kadis mengatakan, ada 8 dari 9 SD di Kecamatan Weda yang mendaftar dengan 26 peserta. Dewan Juri terdiri dari Ketua TP PKK, Ketua DWP, Kaban BKPSDM, Kadis Dispersip, dan Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Weda.

“Peserta akan dinilai dari penampilan, cara bertutur, penguasaan materi, dan kemampuan membaca,” katanya.

Anggaran kegiatan ini bersumber dari DPA Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *