HALTENG- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) resmi dibentuk, Jum’at (22/5/2026).
Dalam Musyawarah yang dihadiri oleh Perwakilan BPD se Halmahera Tengah, Arifandi Atid di percayakan untuk memimpin DPC ABPEDNAS Halteng Periode 2026-2031.
Terpilihnya Arifandi menjadi tonggak baru penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh wilayah Halmahera Tengah. Melalui organisasi ini, BPD diharapkan naik kelas dari lembaga formalitas menjadi mitra strategis pemerintahan desa yang kredibel dan berdaya.
Ketua terpilih DPC ABPEDNAS Halteng Arifandi Atid mengatakan kehadiran ABPEDNAS bukan sekadar wadah organisasi, tetapi instrumen penguatan demokrasi desa.
“Harapan kami, ke depan ABPEDNAS Halmahera Tengah mampu menjadi jembatan aspirasi BPD ke pemerintah kabupaten dan provinsi. Kebijakan desa harus lahir dari mendengar suara BPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,”ucapnya usai terpilih.
Dalam kesempatan tersebut, Arifandi menjelaskan target kedepannya yaitu, pertama, Penguatan Kapasitas dan Legal Standing BPD. DPC ABPEDNAS akan menjadi pusat pelatihan, pendampingan hukum, dan penyusunan regulasi desa. Hal ini agar BPD di 61 desa se-Halmahera Tengah memiliki pemahaman yang kuat dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi masyarakat.
Kedua, dorong Regulasi Kesejahteraan dan Perlindungan BPD, untuk itu ABPEDNAS Hateng akan mendorong Pemerintah Kabupaten untuk menyusun standar tunjangan, hak, dan perlindungan hukum bagi anggota BPD agar lebih sejahtera dan bekerja tanpa tekanan.
Ketiga, Pengawalan Transparansi dan Akuntabilitas Dana Desa. Dengan adanya jaringan kelembagaan yang solid, DPC ABPEDNAS diharapkan mampu memperkuat peran pengawasan BPD terhadap penggunaan Dana Desa, sehingga tepat sasaran, bebas dari penyimpangan, dan berdampak langsung bagi warga desa.
Keempat, menjadi Forum inovasi dan kolaborasi antar Desa, DPC ABPEDNAS Halmahera Tengah akan menjadi ruang berbagi praktik baik, program unggulan, dan inovasi pembangunan desa dari pesisir hingga pedalaman. Tujuannya mempercepat kemajuan desa secara merata.
“Desa kuat jika BPD-nya kuat. Kami ingin ABPEDNAS menjadi rumah besar bagi seluruh BPD Halmahera Tengah untuk bersuara, belajar, dan bekerja bersama membangun desa dari bawah,”tutupnya Ketua BPD Bobane Jaya itu.












