WEDA– Sebanyak 14 Warga Desa Dotte, Kecamatan Weda Timur, Halmahera Tengah, Maluku Utara, diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di lokasi pasir timbul (Beub Kawel) Kali Dotte, Kamis (26/6/2025).
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.00 WIT, saat rombongan memasuki ke Kali Dotte menggunakan dua perahu fiber untuk mengambil kerang (bia sos) yang akan dibawa ke rumah duka Nenek korban.
“Sekitar pukul 14.00 WIT, saat mereka mengambil kerang, sekelompok orang tak dikenal tiba-tiba menyerang mereka dengan panah,” kata Ketua BPD Dotte, Sadam Hudri, mengutip keterangan orang tua korban.
Salah satu korban, Sabirin Rahman (22), terkena panah di bawah ketiak kanan saat berada di atas perahu fiber. Orang tua korban, Rahman Din dan adiknya Arno Din, meminta warga lain membawa Sabirin ke kampung dan meminta bantuan.
“Sekitar pukul 15.30 WIT, korban tiba di kampung dan dibawa ke Puskesmas Messa untuk perawatan medis,” ujarnya.
Setelah mendapat informasi tersebut, Kepala Desa Dotte, Ketua BPD, dan Bhabinkamtibmas langsung memimpin 40 warga untuk membantu orang tua korban yang masih berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sekitar pukul 17.00 WIT, warga tiba di TKP, mengambil barang-barang warga yang tertinggal, dan kembali ke kampung bersama orang tua korban.
Setelah mendapat perawatan medis, korban kini telah kembali ke rumahnya, sementara warga lainnya selamat.
Kapolres Halteng, AKBP Aditya Kurniawan, melalui Kasi Humas Polres Halteng, Ipda Ramli Soleman, mengimbau warga untuk sementara waktu tidak pergi ke kebun atau hutan hingga situasi kondusif. Polres Halmahera tengah melakukan penyidikan terkait kejadian ini.













