Berita  

Optimalisasi Layanan, Dinkes Halsel Bekali Pengelola Imunisasi

HALSEL – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pengendalian penyakit menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan resmi menggelar Pelatihan Pengelola Imunisasi Tingkat Puskesmas Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh 30 tenaga kesehatan dari berbagai wilayah kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan program prioritas nasional yang diamanatkan dalam Undang-Undang Kesehatan. Keberhasilan program ini menjadi kunci utama dalam mencegah penularan penyakit serta mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan nasional dan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Cakupan imunisasi harus terus dijaga tinggi dan merata untuk mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB). Untuk itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola program ini,” ujar Asia Hasyim.

Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kompetensi teknis para petugas. Materi yang disampaikan mencakup manajemen rantai dingin (cold chain), strategi pemerataan cakupan, hingga perbaikan sistem pencatatan dan pelaporan. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai praktik penyuntikan yang aman dan pengelolaan limbah medis sesuai standar prosedur operasional.

Ketua panitia, Alter Totango, menjelaskan bahwa peserta yang dilibatkan merupakan perwakilan dari 30 Puskesmas. Sementara itu, dua puskesmas, yaitu Wayaloar dan Labuha, tidak diikutsertakan mengingat kinerja dan pemahaman mereka dinilai sudah cukup baik dalam pengelolaan program imunisasi selama ini.

“Penentuan peserta dilakukan berdasarkan rekomendasi tim program dengan mempertimbangkan kebutuhan peningkatan kapasitas di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Asia Hasyim berharap, ilmu yang didapat selama pelatihan dapat langsung diimplementasikan di tempat tugas masing-masing.

“Pelatihan ini merupakan investasi SDM. Kami berharap peserta dapat mengikuti dengan serius agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya melalui pendekatan keluarga,” tutupnya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, upaya pencegahan penyakit di Halmahera Selatan dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan merata di seluruh wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *