HALSEL – Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe meninjau langsung lokasi pembangunan Jembatan Ake Busale di ruas Jalan Saketa–Dehepodo, Desa Cango, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (21/7/2026). Hasil peninjauan memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Maluku Utara Chairil Marasabessy, konsultan pengawas, serta perwakilan pelaksana proyek. Ia memantau tahapan konstruksi dan berdiskusi terkait kemajuan pekerjaan di lapangan.
“Saya melihat langsung di lokasi, tidak ada kendala apa-apa. Progresnya sudah bagus, saya harap pekerjaan terus dipercepat agar selesai tepat waktu,” ujar Sarbin.
Sementara itu, Chairil Marasabessy menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Ake Busale merupakan bagian dari paket pekerjaan ruas Jalan Saketa–Dehepodo yang dibiayai melalui APBD Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2026.
Ia mengatakan, proyek tersebut dikerjakan oleh PT Wosso Mobon berdasarkan kontrak Nomor 600.630/SP/DPUPR-MU/APBD/PPK-BM.XX/FSK.01/2026, dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan pada 6 Maret 2026 dan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender.
Hingga periode 17–21 Juli 2026 atau minggu ke-20 pelaksanaan, progres fisik proyek telah mencapai 57,70 persen, melampaui target rencana sebesar 55,72 persen. Dengan demikian, capaian pekerjaan lebih cepat 1,98 persen dari jadwal yang telah ditetapkan.
Saat ini, lanjut dia, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pembesian dan pengecoran abutment serta wing wall yang menjadi bagian penting dari struktur utama jembatan.
Chairil menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak.
“Kami optimistis pekerjaan ini akan selesai sesuai jadwal kontrak yang telah ditetapkan,” pungkasnya.












