HALSEL – Oknum anggota TNI yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) 867/Satria Manggasa diduga melakukan penganiayaan terhadap wartawan Jarumsatu.com, Samuel Ahasweros. Kejadian berlangsung usai kegiatan nonton bareng pertandingan Piala Dunia antara Prancis melawan Spanyol di Ruko Palam Pujasera, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, sekitar pukul 05.50 WIT pagi tadi.
Berdasarkan keterangan, saat itu Samuel sedang bersorak dan berteriak karena euforia menyambut hasil pertandingan. Tanpa alasan yang jelas, oknum TNI tersebut tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah wajah Samuel.
Merespons peristiwa tersebut, Ketua DPD KNPI Halmahera Selatan, Sefnat Tagaku, menyikapi dengan sikap tegas. Ia menilai tindakan oknum TNI sangat berlebihan dan melanggar hukum.
“Di momen Piala Dunia, berteriak karena euforia adalah hal yang wajar. Sikap oknum TNI ini sangat melanggar hukum. Karena itu, kami meminta pelaku diproses secara hukum,” tegas Sefnat.
Ia juga memberikan batas waktu kepada pimpinan TNI di Halmahera Selatan. Jika dalam waktu 1×24 jam tuntutan ini tidak diindahkan, pihaknya akan mengerahkan seluruh elemen pemuda.
“Jika tidak segera ditindaklanjuti, kami akan konsolidasikan seluruh organisasi kepemudaan untuk melakukan aksi besar-besaran. Tindakan ini adalah kejahatan yang tidak bisa ditoleransi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak satuan terkait.












