HALSEL – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi menyalurkan bantuan armada tangkap bagi kelompok nelayan. Penyerahan simbolis dilakukan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, di lokasi galangan fiber, Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Rabu (14/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Bassam memberikan pesan tegas kepada para penerima bantuan. Ia meminta agar armada yang diberikan dipergunakan sesuai fungsinya untuk meningkatkan hasil tangkapan, bukan diperjualbelikan.
“Saya bukan menuduh dan bukan mengancam, tapi kali ini saya harus menyampaikan secara tegas, jika bantuan pemerintah diperjualbelikan, maka kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bassam.
Bassam mengaku telah menemukan unit bantuan bertuliskan “Senyum Halsel” yang ternyata dijual hingga berada di Tidore dan Papua. Karena itu, ia menegaskan bantuan ini adalah milik kelompok nelayan, bukan milik perorangan, sehingga harus dimanfaatkan bersama.
“Saya minta DKP dan penyuluh perikanan setiap saat harus lakukan monev untuk memastikan bantuan yang disalurkan dipergunakan sesuai fungsinya. Jika ada yang rusak laporkan agar bisa diperbaiki. Saya tegaskan sekali lagi, bantuan armada tidak boleh dijual meskipun sudah rusak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Halsel, Idrus Ali, menjelaskan sebanyak 50 unit armada tangkap yang diserahkan terdiri dari berbagai jenis perahu fiberglass, mesin tempel, dan rumpon laut dangkal. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Agromaritim di daerah tersebut.













