Ragam  

Libatkan Pelajar Lintas Jenjang, Sanggar Kabata Sukses Hipnotis Tamu Upacara Lewat Tarian Kolosal HUT ke-36 Halteng

WEDA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) berlangsung meriah dengan atraksi tarian kolosal yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian upacara peringatan hari jadi Kabupaten Halmahera Tengah.

Tarian kolosal ini melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga SMA/MA/SMK. Dengan gerakan yang kompak dan formasi yang tertata, para pelajar sukses memukau tamu undangan serta masyarakat yang menyaksikan jalannya upacara.

Para penari tampil mengenakan busana bernuansa biru muda dan putih, dipadukan dengan kain bermotif merah. Hiasan kepala yang mencolok serta kipas berwarna biru sebagai properti tarian semakin memperkuat penampilan mereka di hadapan para tamu upacara.

Perpaduan kostum, gerakan yang serasi, dan kekompakan ratusan penari menghadirkan pertunjukan yang semarak. Atraksi tersebut sekaligus memperlihatkan kreativitas generasi muda dalam mengekspresikan seni dan budaya di momentum perayaan hari jadi daerah.

Di balik penampilan itu, terdapat proses pembinaan dan latihan yang dilakukan oleh Arman Alting bersama tim Sanggar Kabata. Mereka membina dan melatih para pelajar untuk mempersiapkan pertunjukan, mulai dari penguasaan gerakan, keseragaman, hingga kekompakan dalam setiap formasi.

Keterlibatan pelajar lintas jenjang pendidikan ini menunjukkan pentingnya pembinaan seni sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman tampil di hadapan publik, tetapi juga belajar membangun kedisiplinan, kerja sama, dan rasa percaya diri.

Lebih dari sekadar hiburan, tarian kolosal tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan seni budaya daerah kepada generasi penerus. Peran Sanggar Kabata dalam pembinaan ini turut menunjukkan kontribusi komunitas seni dalam membuka ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan bakat serta kreativitas mereka.

Momentum HUT ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah juga menjadi kesempatan untuk memperkuat keterlibatan generasi muda dalam menjaga identitas budaya daerah. Upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pelatih, komunitas seni, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Melalui atraksi tarian kolosal ini, semangat perayaan hari jadi Kabupaten Halmahera Tengah tidak hanya diwujudkan dalam seremoni, tetapi juga melalui penampilan seni yang mencerminkan kreativitas, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Penampilan ratusan pelajar tersebut sekaligus menegaskan pentingnya keberlanjutan pembinaan seni agar kekayaan budaya Halmahera Tengah tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *