Berita  

Evaluasi Capaian PAD 2026, Bapenda dan 17 OPD Pengelola Pendapatan Tinjau Realisasi

WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar rapat evaluasi kinerja pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama seluruh 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan.

Kegiatan ini bertujuan meninjau secara objektif capaian kinerja setiap OPD, baik yang sudah berjalan sesuai rencana maupun yang masih memerlukan dorongan lebih lanjut.

Selain itu, forum ini juga merumuskan solusi bersama atas berbagai kendala di lapangan mulai dari aspek regulasi, teknis operasional, hingga tantangan kepatuhan wajib retribusi serta menyusun langkah teknis dan rencana tindak lanjut nyata untuk sisa waktu sekitar 5–6 bulan ke depan, guna mengoptimalkan pendapatan agar mencapai target yang ditetapkan.

Kepala Bapenda Halteng, Ukfan Razak, menyampaikan realisasi pendapatan yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp216 miliar. “Angka ini merupakan hasil koreksi data per tanggal 28 Juli 2026, sebelumnya tercatat Rp206 miliar, sehingga kini melampaui target awal sebesar Rp197 miliar atau setara 110 hingga 112 persen dari rencana tahunan,” ujarnya.

Ia merinci capaian dari 17 OPD pengelola pendapatan, 8 OPD telah mencapai capaian di atas 50 persen, sedangkan 9 OPD lainnya belum mencapai angka tersebut.

“Namun ini ditargetkan seluruhnya sudah melampaui 50 persen paling lambat pada bulan Agustus mendatang,” harapnya.

Menurutnya, Jenis objek pajak yang disasar meliputi pajak reklame, pajak air tanah, pajak mineral bukan logam, PBB-P2, BPH-BTB, Pajak Penggunaan Jasa Daerah, Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, retribusi pasar, hingga retribusi penyewaan bangunan.

Secara umum, capaian kinerja seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) maupun OPD pengelola pendapatan berada di atas rata-rata. Pemerintah daerah berkomitmen menyusun langkah nyata bersama seluruh OPD terkait, guna memastikan hingga akhir tahun 2026 nanti, seluruh target pendapatan asli daerah dapat dicapai 100 persen sesuai ketentuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *