WEDA – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Halteng menggelar kegiatan Fun Dive di spot penyelaman Dino Point, Rep Milol, Pulau Dua, pesisir Kota Weda, Senin (26/10/2026).
Kegiatan bertajuk one day event tersebut melibatkan 30 peserta dari sejumlah komunitas penyelam di Halmahera Tengah. Selama kegiatan berlangsung, para peserta didampingi beberapa dive master berpengalaman untuk memastikan aktivitas penyelaman berjalan dengan baik.
Tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, kegiatan ini juga diisi dengan aksi kepedulian terhadap lingkungan laut. Para penyelam membentangkan spanduk bertuliskan “Dirgahayu Halteng ke-36” di bawah laut sekaligus melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik di sekitar perairan Pulau Dua.
Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem laut, sekaligus memperkenalkan keindahan wisata bawah laut Halmahera Tengah kepada masyarakat luas.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Maluku Utara, Rahmi Husen, bersama jajaran pengurus POSSI Maluku Utara, pengurus POSSI Halmahera Tengah, Gobi Dive Club, serta Culeyevo Dive Club.
Kepala Disparekraf Halmahera Tengah, Subhan Somola, mengatakan kegiatan Fun Dive tidak hanya bertujuan memeriahkan HUT ke-36 Halteng, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi wisata bawah laut yang dimiliki daerah tersebut.
“Agenda ini selain memeriahkan HUT Halteng ke-36, juga menjadi ajang promosi wisata bawah air di Halmahera Tengah yang sangat eksotis,” ujar Subhan di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, sejumlah spot penyelaman di Halmahera Tengah telah dikenal hingga mancanegara. Namun, potensi wisata tersebut masih membutuhkan dukungan pengelolaan promosi yang lebih baik, pengembangan paket perjalanan wisata yang terintegrasi, serta penyediaan fasilitas penunjang yang memadai.
Karena itu, Disparekraf Halteng berkomitmen mendorong pengembangan wisata bawah laut atau underwater tourism melalui penguatan kelembagaan usaha jasa pariwisata bawah laut, peningkatan kapasitas para penyelam, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.
“Ke depan kami akan mendorong pengembangan wisata underwater, mulai dari kelembagaan usaha jasa pariwisata bawah laut, peningkatan kapasitas para penyelam, hingga infrastruktur penunjang lainnya,” katanya.
Subhan berharap pengembangan sektor wisata bahari dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha jasa pariwisata. Selain itu, sektor ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah.
Ia menegaskan, pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan agar keindahan alam bawah laut tetap terpelihara dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata bahari yang berkelanjutan, sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian perairan Pulau Dua sebagai salah satu destinasi unggulan di Halteng,” pungkasnya.













