Minta Doa Turun Hujan, Pemda Halsel Ajak Masyarakat Shalat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati

HALSEL – Di tengah cuaca panas dan kering yang melanda wilayah Halmahera Selatan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memohon rahmat Allah SWT melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.

Kegiatan akan berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Halmahera Selatan, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, pada Jumat (4/9/2026) pagi, pukul 07.00 WIT.

Shalat Istisqa atau shalat memohon turunnya hujan menjadi ikhtiar spiritual pemerintah dan masyarakat untuk memohon pertolongan dan keberkahan Allah SWT. Momen ini juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, istighfar, amal kebaikan, serta melakukan introspeksi diri atas segala kekhilafan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan, Dr. Abdillah Kamarullah, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan bentuk ketundukan dan kepasrahan kepada Allah SWT dalam menyikapi kondisi alam yang sedang terasa kering.

“Hujan adalah rahmat dan kehendak Allah SWT. Karena itu, mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit melalui doa dan Shalat Istisqa. Kita memohon agar Allah menurunkan hujan yang membawa keberkahan, menyuburkan tanah, mencukupi kebutuhan masyarakat, dan memberikan keselamatan bagi seluruh masyarakat Halmahera Selatan,” ujar Abdillah, Kamis (3/9/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa ikhtiar melalui doa harus berjalan beriringan dengan usaha nyata dalam menjaga kelestarian alam. Masyarakat diajak untuk menghindari tindakan yang merusak lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap bumi yang diami.

“Ikhtiar kita bukan hanya melalui doa, tetapi juga melalui usaha dan kepedulian. Mari kita menjaga alam, memperbanyak istighfar dan amal kebaikan. Semoga doa yang kita panjatkan bersama menjadi jalan turunnya rahmat Allah SWT berupa hujan yang bermanfaat dan membawa keberkahan bagi masyarakat Halsel,” ungkapnya.

Ia berharap pelaksanaan Shalat Istisqa dapat mempererat kebersamaan pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sosial.

“Seluruh warga diundang hadir, bersujud, dan bermunajat berharap rahmat Allah SWT kembali tercurah bagi bumi Saruma,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *